Kamis, 28 Mei 2009

Liga Champions



Liga Champions

Liga Champions (bahasa Inggris: UEFA Champions League) adalah kejuaraan antarklub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa.
Sejarah

Kejuaraan ini pertama kali dicetuskan oleh salah satu majalah olah raga Perancis. Trofi berbentuk piala yang dijuluki "The Big Ears", dan trofi pertama berbeda dengan yang sekarang diperebutkan (dibuat oleh Stadellman). Piala yang diperebutkan sekarang adalah edisi ke-6. Pada awalnya kejuaraan memperebutkan piala bernama Piala Juara Klub Eropa atau European Champion Clubs' Cup, yang biasanya disingkat menjadi Piala Eropa (European Cup, dan berbeda dari Piala Eropa seperti yang dikenal di Indonesia sekarang ini yang merujuk kepada European Championship). Kejuaraan ini dimulai pada musim 1955/56 dengan menggunakan sistem gugur dua leg, yaitu setiap tim bermain dua pertandingan, satu tandang dan satu di kandang, dan tim dengan skor rata-rata tertinggi maju ke babak berikutnya. Hanya tim-tim juara liga di masing-masing negara, ditambah dengan pemegang juara pada saat itu, yang berhak ikut ajang kompetisi ini.

Format baru
Format dan namanya kemudian diganti pada musim 1992/93. Mulai saat itu, kejuaraan mempunyai tiga babak kualifikasi, satu babak kompetisi grup (tim-tim bermain dalam bentuk "tandang-kandang" seperti kompetisi reguler), dan kemudian empat babak final dengan sistem gugur. Semua babak kualifikasi dan pertandingan dengan sistem gugur dilangsungkan dengan dua leg, kecuali pertandingan final yang merupakan pertandingan tunggal yang diselenggarakan di sebuah tempat yang telah ditentukan oleh UEFA.
Pemegang gelar juara terbanyak
Real Madrid CF telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa. Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern München dan AFC Ajax (4 kali juara).

Serba-serbi Champions League
Musik yang mengiringi awal setiap siaran televisi kejuaraan ini digubah oleh Tony Britten, berdasarkan lagu gubahan George Frideric Handel yang berjudul Zadok the Priest, dan dibawakan oleh Chorus of the Academy of St. Martin in the Fields dan Royal Philharmonic Orchestra.
Khusus bagi tim yang pernah juara Liga Champions 4 kali, di lengan baju kiri akan terdapat logo Liga Champions dan tertulis jumlah piala yang dikoleksi. Seperi Ajax misalnya, karena telah juara sebanyak 4 kali di lengan baju kiri terdapat logo Liga Champions disertai dengan jumlah piala yang didapat.
Pada akhir musim 2004/05 terjadi masalah. Liverpool yang juara Liga Champions pada musim itu berhak lolos langsung ke babak penyisihan musim depan, namun Liverpool di liga domestik ada di peringkat lima. Everton yang merupakan peringkat 4 mengajukan protes, sehingga Liverpool dan Everton tetap ikut Liga Champions musim depan (Everton lewat kualifikasi) dan Inggris pun punya lima tim ke Liga Champions (terbanyak dalam satu negara).

Kualifikasi
Kualifikasi untuk Liga Champions ditentukan oleh posisi tim-tim di liga domestik dan melalui sistem kuota; negara-negara yang mempunyai liga domestik yang lebih kuat diberikan lebih banyak tempat. Klub yang bermain di liga domestik yang lebih kuat juga mulai ikut pada babak yang lebih akhir. Misalnya, tiga liga terkuat, menurut peringkat UEFA, akan melihat juara dan runner-upnya langsung masuk ke babak fase grup, dan peringkat ketiga dan keempat masuk pada babak kualifikasi ketiga. Ada pengecualian pada peraturan ini; juara bertahan Liga Champions lolos secara otomatis ke babak grup tanpa tergantung posisi akhirnya di liga domestik. Dalam perputaran kompetisi liga Champion klub-klub bertarung sengit untuk menempati posisi teratas sehingga layak ikut serta kejuaraan ini.

Final
Musim Juara Hasil Runner-up Tempat
2009/10
(detil)
Stadion Santiago Bernabéu,
Madrid

2008/09 (detil)
FC Barcelona

2 - 0 Manchester United

Stadio Olimpico,
Roma

2007/08
(detil)
Manchester United

1 - 1
perp. waktu
Chelsea

Stadion Luzhniki,
Moskwa

6-5 melalui adu penalti

2006/07
AC Milan

2 - 1 Liverpool

Stadion Olimpiade,
Athena

2005/06
Barcelona

2 - 1 Arsenal

Stade de France,
Saint-Denis

2004/05
Liverpool

3 - 3
perp. waktu
AC Milan

Atatürk Olimpiyat Stadyumu,
İstanbul

3-2 melalui adu penalti

2003/04
Porto

3 - 0 Monaco

Arena AufSchalke,
Gelsenkirchen

2002/03
AC Milan

0 - 0
perp. waktu
Juventus

Old Trafford,
Manchester

3-2 melalui adu penalti

2001/02
Real Madrid

2 - 1 Bayer Leverkusen

Hampden Park,
Glasgow

2000/01
Bayern München

1 - 1
setsd Valencia

San Siro,
Milan

5-4 melalui adu penalti

1999/00
Real Madrid

3 - 0 Valencia

Stade de France,
Saint-Denis

1998/99
Manchester United

2 - 1 Bayern München

Camp Nou,
Barcelona

1997/98
Real Madrid

1 - 0 Juventus

Amsterdam ArenA,
Amsterdam

1996/97
Borussia Dortmund

3 - 1 Juventus

Olympiastadion,
Muenchen

1995/96
Juventus

1 - 1
perp. waktu
Ajax

Stadio Olimpico,
Roma

4-2 melalui adu penalti

1994/95
Ajax

1 - 0 AC Milan

Stadion Ernst Happel,
Wina

1993/94
AC Milan

4 - 0 Barcelona

Stadion Spiros Louis,
Athena

1992/93
Marseille

1 - 0 AC Milan

Olympiastadion,
Muenchen

1991/92
Barcelona

1 - 0
perp. waktu
Sampdoria

Wembley,
London

1990/91
Crvena Zvezda

0 - 0
perp. waktu
Marseille

Stadio San Nicola,
Bari

5-3 melalui adu penalti

1989/90
AC Milan

1 - 0 Benfica

Stadion Prater,
Wina

1988/89
AC Milan

4 - 0 Steaua Bucharest

Camp Nou,
Barcelona

1987/88
PSV Eindhoven

0 - 0
perp. waktu
Benfica

Neckarstadion,
Stuttgart

6-5 melalui adu penalti

1986/87
Porto

2 - 1 Bayern München

Stadion Prater,
Wina

1985/86
Steaua Bucharest

0 - 0
perp. waktu
Barcelona

Sánchez Pizjuán,
Sevilla

2-0 melalui adu penalti

1984/85
Juventus

1 - 0 Liverpool

Stadion Heysel,
Brussel

Tragedi Heysel terjadi di final ini.
Akibatnya, semua tim Inggris dilarang bermain dalam semua kejuaraan yang diselenggarakan UEFA selama lima tahun.
1983/84
Liverpool

1 - 1
perp. waktu
Roma

Stadio Olimpico,
Roma

4-2 melalui adu penalti

1982/83
Hamburg

1 - 0 Juventus

Stadion Spiros Louis,
Athena

1981/82
Aston Villa

1 - 0 Bayern München

De Kuip,
Rotterdam

1980/81
Liverpool

1 - 0 Real Madrid

Parc des Princes,
Paris

1979/80
Nottingham Forest

1 - 0 Hamburg

Santiago Bernabéu,
Madrid

1978/79
Nottingham Forest

1 - 0 Malmö

Olympiastadion,
Muenchen

1977/78
Liverpool

1 - 0 Club Brugge

Wembley,
London

1976/77
Liverpool

3 - 1 Borussia Mönchengladbach

Stadio Olimpico,
Roma

1975/76
Bayern München

1 - 0 Saint-Etienne

Hampden Park,
Glasgow

1974/75
Bayern München

2 - 0 Leeds United

Parc des Princes,
Paris

1973/74
Bayern München

1 - 1
perp. waktu
Atlético de Madrid

Stadion Heysel,
Brussel

Bayern Muenchen memenangi final ulangan, 4 - 0

1972/73
Ajax

1 - 0 Juventus

Crvena Zvezda,
Beograd

1971/72
Ajax

2 - 0 Inter Milan

De Kuip,
Rotterdam

1970/71
Ajax

2 - 0 Panathinaikos

Wembley,
London

1969/70
Feyenoord

2 - 1
perp. waktu
Celtic

San Siro,
Milan

1968/69
AC Milan

4 - 1 Ajax

Santiago Bernabéu,
Madrid

1967/68
Manchester United

4 - 1
perp. waktu
Benfica

Wembley,
London

1966/67
Celtic

2 - 1 Inter Milan

Estádio Nacional,
Lisboa

1965/66
Real Madrid

2 - 1 Partizan Belgrade

Stadion Heysel,
Brussel

1964/65
Inter Milan

1 - 0 Benfica

San Siro,
Milan

1963/64
Inter Milan

3 - 1 Real Madrid

Stadion Prater,
Wina

1962/63
AC Milan

2 - 1 Benfica

Wembley,
London

1961/62
Benfica

5 - 3 Real Madrid

Olympisch Stadion,
Amsterdam

1960/61
Benfica

3 - 2 Barcelona

Stadion Wankdorf,
Bern

1959/60
Real Madrid

7 - 3 Eintracht Frankfurt

Hampden Park,
Glasgow

1958/59
Real Madrid

2 - 0 Stade de Reims

Neckarstadion,
Stuttgart

1957/58
Real Madrid

3 - 2
perp. waktu
AC Milan

Stadion Heysel,
Brussel

1956/57
Real Madrid

2 - 0 Fiorentina

Santiago Bernabéu,
Madrid

1955/56
Real Madrid

4 - 3 Stade de Reims

Parc des Princes,
Paris

perp. waktu = hasil setelah perpanjangan waktu; setsd = setelah perpanjangan waktu sudden death

Distribusi Juara Berdasarkan Negara

• Spanyol (11 gelar juara)
• Italia (11 gelar juara)
• Inggris (11 gelar juara)
• Jerman (6 gelar juara)
• Belanda (6 gelar juara)
• Portugal (4 gelar juara)
• Perancis (1 gelar juara)
• Rumania (1 gelar juara)
• Yugoslavia (1 gelar juara)
• Skotlandia (1 gelar juara)

Kamis, 16 April 2009

10 Alasan Jitu Belajar Bahasa Prancis

10 Alasan Jitu Belajar Bahasa Prancis

1.Belajar bahasa Prancis nggak susah kok! Buktinya paling banyak digunakan di 5 benua (setelah bahasa Inggris).

2.Mempelajari bahasa baru, seperti bahasa Prancis, mengembangkan daya berpikir kritis dan kreatif Anda.

3.Bisa berbahasa Prancis membantu karir Anda dalam berbagai bidang profesional (perhotelan, pariwisata, teknik, hubungan internasional, dll).

4.Bisa berbahasa Prancis akan meningkatkan peluang kerja dan potensi gaji Anda.

5.Bisa berbahasa Prancis berarti menguasai salah satu bahasa resmi di 53 negara dan di berbagai lembaga internasional (PBB, Uni Eropa, Komisi Internasional Olimpiade).

6.Mampu berbahasa Prancis akan meningkatkan kemampuan Anda dalam berbahasa Inggris (50% kosakata bahasa Inggris berasal dari bahasa Prancis).

7.Belajar bahasa Prancis akan meningkatkan penghargaan Anda terhadap orang lain dan kebudayaan mereka.

8.Bahasa Prancis adalah bahasa budaya, membuka cakrawala Anda untuk mengenal dunia seni, musik, tari, mode, boga, dan sinema, terutama melalui internet (bahasa kedua yang paling banyak digunakan di internet).

9.Bisa berbahasa Prancis memudahkan akses Anda memasuki salah satu sistem pendidikan tinggi terbaik, memungkinkan Anda mengenal masyarakat Prancis yang modern dan dinamis, serta menjadikan Anda leluasa menjelajahi keanekaragaman budayanya.

10.Yang paling penting, bahasa Prancis adalah salah satu bahasa yang paling indah dan romantis di seluruh dunia, kan???

BELAJAR BAHASA PERANCIS (4)

Le Présent - Verbe être et avoir

Le verbe être au présent : (dlm bhs inggris: to be, dlm bhs indonesia: adalah atau sering tidak dipakai)

je suis

tu es

il/elle/on est

nous sommes

vous êtes

ils/elles sont

Contoh :

Je suis gros. Aku gendut.

Il est noir. Dia hitam.

Ma voiture est rouge. Elle est rouge. Mobilku merah. Dia merah.

Vous êtes content. Anda gembira.

Le verbe avoir au présent :

j’ai

tu as

il/elle/on a

nous avons

vous avez

ils/elles ont

Contoh :

J’ai 40 ans. Aku berumur 40 th.

Il a un vélo. Dia (laki) mempunyai sepeda.

Ils ont deux enfants. Mereka mempunyai 2 anak.

Hati-hati !

Dalam pengucapan, bahasa perancis mengenal liason, pengandengan 2 kata: kata I berakhir dgn konsonan dan kata II berawal dengan vokal. Contoh : on est gros [one gro] (=kita gendut)

Untuk pengucapan ils sont [il song] dan ils_ont [ilsong] : hampir sama.

Ada beberapa orang berpendapat : kalau kita harus belajar bhs inggris dulu untuk belajar bhs perancis. Menurut saya pendapat ini salah. Ada beberapa konteks bahasa perancis yang tidak bisa diterjemahkan langsung dari bhs inggris. Misalnya :

I’m 30 years old. —> J’ai 30 ans. —> Saya berumur (mempunyai umur) 30 th.

She’s thirsty —> Elle a soif —> Dia haus.

Je découvre :

1. Construis toutes les phrases possibles en utilisant les deux listes. Buatlah semua kalimat yang memungkinkan dengan menggunakan 2 list.

- Je - est en uniforme.

- Nous - es sage.

- Le policier - êtes en vacances.

- Tu - suis encore au lit.

- Elles - sommes tristes.

- Vous - sont heureuses.

2. Conjugue au présent.

*
Avoir soif.

J’ai soif.

Tu as soif.

.

.

.

Ils ont soif

*
Être en avance.
*
Avoir sommeil.
*
Avoir mal à la tête.

Je m’entraine :

3. Recopie et complète les phrases ai, a (avoir) ou es, est (être). (Salinlah danlengkapilah kalimat-kalimat ini dengan ai (avoir) atau es, est (être).

*
Je n’….. plus froid.
*
Il n’ ……. pas encore l’heure de se coucher. Il …….. trop tôt.
*
……..-tu prêt ?
*
J’…… un petit frère. Il ……. très mince.
*
Il ……. une nouvelle voiture.

4. Recopie et complète les phrase avec les verbe être ou avoir au présent.

*
Anne et toi ……….. à la maison.
*
Thomas et Léa …………. un petit frère.
*
Le zèbre et la gazelle ……… des animaux d’Afrique.
*
Tes parents et toi ………….indonésiens.
*
Marie et moi ……… cousins.

5. Ecris les phrases en mettant le sujet au pluriel. Tulislah kalimat-kalimat ini dengan mengubah subyeknya menjadi jamak.

Contoh :

J’ai une bonne note. (Aku punya nilai bagus.)

Nous avons une bonne note. (Kami punya nilai bagus.)

*
Tu as une petite fille.
*
J’ai une bicyclette neuve.
*
Je suis content de te revoir.
*
Il est prêt?
*
Elle a faim.

6. Utilise les verbes être et avoir au présent pour : (Gunakan les verbes être dan avoir au présent untuk:)

*
parler de ta famille. (membicarakan/menerangkan keluargamu)
*
parler un ami ou une amie. (membicarakan/menerangkan temanmu laki atau perempuan)

BELAJAR BAHASA PERANCIS (3)

Le Présent - Les verbes 1ère group

Kata kerja dari group/kelompok pertama ini berakhiran -er. Contoh: manger, chercher, travailler, chanter,…

Di waktu sekarang/au présent de l’indicatif, kata-kata kerja ini berubah mengikuti subyeknya dan memiliki akhiran yang sama: -e, -es, -e, -ons, -ez, -ent

chanter

je chante

tu chantes

il/elle/on chante

nous chantons

vous chantez

ils/elles chantent

jouer

je joue

tu joues

il/elle/on joue

nous jouons

vous jouez

ils/elles jouent

partager

je partage

tu partages

il/elle/on partage

nous partageons

vous partagez

ils/elles partagent

Lecture:

La maison de monsieur Nil

La maison de monsieur Nil est vieille mais confortable, bercée par le vent d’automne, le bruit confus des vagues, le trottinement des souris et des siècles. Les enfants et les dragonnet s’y sentent chez eux, mais ils ne s’y sentent pas seuls. Ils ont l’impression que des lutins se blotissent dans les herbes et des korrigans barbotent au fond du puits. Des elfes les guettent du haut des arbres et des farfadets se chachent sous les champignons. Jaï-Xavier, lazare et le jumeauxse partagent un dortoir, Clémence, Barbara et Flor le second.

Chaque pensionnaire dispose d’un lit breton clos comme un coffre, douillet, rassurant, calfeutré, et d’une haute armoire où il range ses vêtements, jouets, boule de crital ou baguette magique.

Küüd couche dans un vaste niche adossée à la cuisine. Il y fait bien chaud et le dragonnet ronfle si fort que chaque nuit, une ou deux étoiles dégringolent de la Voie Lactéé. Mais de temps en temps, par pure jalousie, Küüd se faufile dans les chambres, glisse son mufle dans les lits des copains et déguste discrètement un oreiller à fleurs ou un duvet de plumes.

P. THIÈS, V. DEISS, L’Ecole des sorciers, Casterman

Ingat:

untuk mengerjakan ini, perlu bantuan kamus Perancis-Indonesia/Indonesia-Perancis!

Buatlah buku kosa kata baru berbentuk seperti kamu dengan pemisah alfabetik.

Latihan:

1. Tentukan kata dasar dari kata-kata kerja (l’infinitif des verbes) yang tercetak tebal. Tentukan pula mana yang termasuk dalam kata kerja group I/les verbes 1er group.

2. Contoh: manger

je mange, tu manges, il mange, nous mangeons, vous mangez, ils mangent

Conjugue kata-kata kerja di bawah ini:

nager, oser, participer, parler, s’appeler, écouter, échanger, imiter, hésiter, graver, crier

3. Berikan infinitif des verbes (kata dasar dari kata kerja) berikut ini. Garis bawahilah yang termasuk kata kerja group I.

Contoh: je passe –> passer

tu prends - elle profite - nous arrêtons - je rougis - ils jouent - tu sors - il boit - vous attrapez - nous dessinons - nous ouvrons.

4. Tulis kembali kalimat-kalimat di bawah ini dengan memberi conjugasi dari kata kerja dasar/indicatif dalam waktu sekarang/au présent! Lalu terjemahkan dalam bahasa Indonesia!

* De la colline, nous (dominer) les alentours
* La tarte (dorer) dans le four.
* Tu (embrasser) tes parents
* Deux hautes tours (dominer) le château.
* Camille (effacer) le tableau.
* Maman (démouler) le gâteau.
* Eloïse et Roxane (se démêler) les cheveux.

5. Salinlah dan lengkapilah dengan subyek yang benar! Lalu terjemahkan dalam bahasa Indonesia.

* …….. glisses sur le verglas.
* …….. achète un ordinateur.
* …….. illustres ton cahier.
* …….. lave sa voiture.
* …….. marchent sur le trottoir.

6. Tulislah dalam bahasa Perancis waktu sekarang (au présent)!

* Papa menyalakan api.
* Tukang kebun memotong rumput.
* Anak-anak makan siang di kantin.
* Lili bermain pelorotan.
* Aku makan kue.
* Kami mencari gelangku.
* Mereka mengatur buku-buku.

BELAJAR BAHASA PERANCIS (2)

Pronociation/Pengucapan dalam Bahasa Perancis 2: [e] dan [ǝ]

Bunyi [e]

Kita bisa memakai pedoman dalam Bahasa Indonesia: bunyi [e] seperti
ketika kita mengucapkan “e” pada kata « eja » .

Kita biasa mendengar bunyi [e] dari
- huruf “é” (huruf “e” [ǝ] dengan accent aigu)
seperti:
étonner [etone]
nationalité [nasionalite]
habitué [abitɥe]
l’été [lete]
obéir [obeir]
obsédé [obsede]

- kombinasi vocal dan konsonan “er” pada kata kerja dasar
seperti:
appeler [apǝle]
baisser [besse]
coucher [cuʃe]
donner [donne]
étonner [etonne]
frapper [frappe]

- kombinasi vocal dan konsonan “er” pada kata benda dasar
seperti:

papier [pǝpie]

kecuali: hiver [hivɛr]
- kombinasi vocal dan konsonan “et”
seperti :
et [e]
filet [file]
muet [mɥe]
mulet [mɥle]
poulet [pule]
pistolet [pistole]

- kombinasi vocal dan konsonan “es”
est [e]
des [e]
les [e]
catatan: [e] tidak akan timbul jika huruf “s” digunakan untuk menunjukan sesuatu yang jamak.
Seperti:
Malgré tout, l’air reçoit beaucoup d’agents polluants même si certains sont invisibles ou inodores.
invisibles = invisible + s -> jadi dibaca [āvisiblǝ], « s » tidak diucapkan
inodores = inodore + s -> jadi dibaca [āordorǝ]. « s » tidak diucapkan

- kombinasi vocal dan konsonan “ez”
le nez
vous mangez
Retrouvez-les!

Tambahan untuk bunyi [ǝ]
seperti mengucapkan « e » pada kata « selamat ».

- « e » mengikuti konsunan
ceci [cǝci]
cela [cǝla]
de [dǝ]
depuis [dǝpɥi]
dehors [dǝ :o r]
le [lǝ]
peu [pǝ]
petit [pǝti]
- « e » mengikuti konsonan dan diikuti « u »
peu [pǝ]

- « e » mengikuti « u »
que [ kǝ]

Latihan! Bacalah/lihatlah juga “Prononciation/Pengucapan dalam Bahasa Perancis 1!

Jacinthes en bocal

Certains bulbes de jacinthe peuvent se développer avec de l’eau uniquement.
1. Préparez les bulbes en les enfermant dans un sac en plastique.
2. Placez le sac dans le bac à légumes du réfrigérateur pendant six semaines au moins.
3. Procurez-vous des bocaux à confiture (ou des pots de yaourt en verre). Remplissez-les d’eau.
4. Mettez dans l’eau un morceau de charbon de bois (l’eau restera claire et limpide).
5. Placez un bulbe sur chaque récipient, le point vers le haut ; ce bulbe sera à un demi-centimètre de la surface de l’eau.
6. Couvrez chaque bulbe d’un chapeau découpé dans l’angle d’un sac en papier.
7. Placez les bocaux, ou les pots, dans un endroit frais et obscur (cave, placard,…)
8. Ajoutez de l’eau fraîche régulièrement si le niveau baisse (attention, l’eau ne doit jamais toucher le bulbe, sinon il pourrirait !)
9. Dès que les racines ont 6 à 10 cm, posez la jacinthe avec son chapeau dans une pièce chauffée, à la lumière (près d’une fenêtre).
10. Quand le chapeau est soulevé par des feuilles et la future fleur, enlevez-le.

C’est à lire, CE1
Edition HACHETTE

Sediakan 1 set spidol dan cetaklah bacaan di atas atau memakai copy/paste !
1. Garisbawahilah dengan spidol hijau, huruf “e” yang berbunyi [ǝ]!
Contoh:
Certains bulbes de jacinthe peuvent se développer avec de l’eau uniquement.
2. Garisbawahilah dengan spidol warna biru, bunyi [e]!
Contoh :
Préparez les bulbes en les enfermant dans un sac en plastique.
- « bulbes » [bɥlbǝ] atau paling mudah [bɥlb]. Di sini tidak terdengar bunyi [e], karena « s » merupakan akhiran untuk menunjukan bahwa kata itu jamak.

BELAJAR BAHASA PERANCIS (1)

BELAJAR BAHASA PERANCIS
APPRENDRE FRANÇAIS

CARA PENGUCAPAN/PRONONSIASI

a -> baca
contoh : la [la], chat [∫a], escargot [eskargo]

i -> ini
contoh : il [il], suis [sui], ni [ni], glisser [glise]

u -> seperti u di IQ
contoh : tu [tµ]

e, ue, eu -> seperti
contoh : je [jə], me [mə]
quelque [kəlkə]
peux [pə], veux [və]

é, ai, er, et, ez -> bego, edan
contoh : déteste [detεstə]
maison [mesong]
regarder [rəgarde], aller [alle]
et [e]
allez [alle], avez [ave]

è, ê -> beng-beng [bεng-bεng]
contoh : frère [frεrə]
fenêtre [fənεtrə]
juga e disusul oleh double konsonan
contoh : mouette [muεttə], appelle [apεllə]

o, au, eau -> bego
contoh : auto [oto]
seau [so], beau [bo], l’eau [lo]

oi -> owa
contoh : trottoir [trottowar], voir [vowar]

ou, oû -> aku
contoh : jour [jur], mouche [mu∫ə]

ch -> çyailendra
Ada cara lain mengucapakan ch : ucapan c seperti pada kata « cecak » lalu h dlm bhs inggris.
contoh : mouche [mu∫ə]

un, in -> [α]
Cara mengucapkan [α] : ucapkan [a] dengan mengeluarkan udara 50% dari mulut dan 50% dari hidung.
contoh : sapin [sapα]
pain [pα]

an -> [αng]
contoh : dans [dαng]

on -> bolong
contoh : maison [mesong]

-s, -t, -z -> tidak diucapkan
contoh : chat [∫a]
elles [ellə]

Kenapa Belajar Bahasa Prancis?

Kenapa Belajar Bahasa Prancis?

Di jaman perkembangan teknologi dan telekomunikasi seperti sekarang ini, sangatlah penting bagi diri kita untuk memperkaya kemampuan diri kita. Jika bahasa Inggris sudah merupakan bahasa yang lazim digunakan, maka saatnya bagi Anda untuk berbahasa Prancis. Salah satu bahasa yang digunakan di 5 benua di dunia oleh lebih dari 43 negara.

Bahasa Prancis juga digunakan sebagai bahasa resmi oleh organisasi-organisasi internasional (UN, Red Cross, Post Office, etc). Selain itu Bahasa Prancis adalah bahasa yang aktif digunakan di dunia litterature, olahraga (bahasa resmi Olimpiade), bisnis dan teknologi (bahasa kedua di internet).

Dari segi negaranya, Prancis adalah salah satu negara tujuan pariwisata terbanyak di dunia (75 juta turis setiap tahunnya).

Banyak hal yang dapat dilakukan jika Anda dapat berbahasa Prancis.
Kini saatnya untuk Anda tampil beda dan raih kesempatan lebih luas di dunia bisnis dengan berbahasa Prancis...