Kamis, 28 Mei 2009

Liga Champions



Liga Champions

Liga Champions (bahasa Inggris: UEFA Champions League) adalah kejuaraan antarklub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa.
Sejarah

Kejuaraan ini pertama kali dicetuskan oleh salah satu majalah olah raga Perancis. Trofi berbentuk piala yang dijuluki "The Big Ears", dan trofi pertama berbeda dengan yang sekarang diperebutkan (dibuat oleh Stadellman). Piala yang diperebutkan sekarang adalah edisi ke-6. Pada awalnya kejuaraan memperebutkan piala bernama Piala Juara Klub Eropa atau European Champion Clubs' Cup, yang biasanya disingkat menjadi Piala Eropa (European Cup, dan berbeda dari Piala Eropa seperti yang dikenal di Indonesia sekarang ini yang merujuk kepada European Championship). Kejuaraan ini dimulai pada musim 1955/56 dengan menggunakan sistem gugur dua leg, yaitu setiap tim bermain dua pertandingan, satu tandang dan satu di kandang, dan tim dengan skor rata-rata tertinggi maju ke babak berikutnya. Hanya tim-tim juara liga di masing-masing negara, ditambah dengan pemegang juara pada saat itu, yang berhak ikut ajang kompetisi ini.

Format baru
Format dan namanya kemudian diganti pada musim 1992/93. Mulai saat itu, kejuaraan mempunyai tiga babak kualifikasi, satu babak kompetisi grup (tim-tim bermain dalam bentuk "tandang-kandang" seperti kompetisi reguler), dan kemudian empat babak final dengan sistem gugur. Semua babak kualifikasi dan pertandingan dengan sistem gugur dilangsungkan dengan dua leg, kecuali pertandingan final yang merupakan pertandingan tunggal yang diselenggarakan di sebuah tempat yang telah ditentukan oleh UEFA.
Pemegang gelar juara terbanyak
Real Madrid CF telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa. Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern München dan AFC Ajax (4 kali juara).

Serba-serbi Champions League
Musik yang mengiringi awal setiap siaran televisi kejuaraan ini digubah oleh Tony Britten, berdasarkan lagu gubahan George Frideric Handel yang berjudul Zadok the Priest, dan dibawakan oleh Chorus of the Academy of St. Martin in the Fields dan Royal Philharmonic Orchestra.
Khusus bagi tim yang pernah juara Liga Champions 4 kali, di lengan baju kiri akan terdapat logo Liga Champions dan tertulis jumlah piala yang dikoleksi. Seperi Ajax misalnya, karena telah juara sebanyak 4 kali di lengan baju kiri terdapat logo Liga Champions disertai dengan jumlah piala yang didapat.
Pada akhir musim 2004/05 terjadi masalah. Liverpool yang juara Liga Champions pada musim itu berhak lolos langsung ke babak penyisihan musim depan, namun Liverpool di liga domestik ada di peringkat lima. Everton yang merupakan peringkat 4 mengajukan protes, sehingga Liverpool dan Everton tetap ikut Liga Champions musim depan (Everton lewat kualifikasi) dan Inggris pun punya lima tim ke Liga Champions (terbanyak dalam satu negara).

Kualifikasi
Kualifikasi untuk Liga Champions ditentukan oleh posisi tim-tim di liga domestik dan melalui sistem kuota; negara-negara yang mempunyai liga domestik yang lebih kuat diberikan lebih banyak tempat. Klub yang bermain di liga domestik yang lebih kuat juga mulai ikut pada babak yang lebih akhir. Misalnya, tiga liga terkuat, menurut peringkat UEFA, akan melihat juara dan runner-upnya langsung masuk ke babak fase grup, dan peringkat ketiga dan keempat masuk pada babak kualifikasi ketiga. Ada pengecualian pada peraturan ini; juara bertahan Liga Champions lolos secara otomatis ke babak grup tanpa tergantung posisi akhirnya di liga domestik. Dalam perputaran kompetisi liga Champion klub-klub bertarung sengit untuk menempati posisi teratas sehingga layak ikut serta kejuaraan ini.

Final
Musim Juara Hasil Runner-up Tempat
2009/10
(detil)
Stadion Santiago Bernabéu,
Madrid

2008/09 (detil)
FC Barcelona

2 - 0 Manchester United

Stadio Olimpico,
Roma

2007/08
(detil)
Manchester United

1 - 1
perp. waktu
Chelsea

Stadion Luzhniki,
Moskwa

6-5 melalui adu penalti

2006/07
AC Milan

2 - 1 Liverpool

Stadion Olimpiade,
Athena

2005/06
Barcelona

2 - 1 Arsenal

Stade de France,
Saint-Denis

2004/05
Liverpool

3 - 3
perp. waktu
AC Milan

Atatürk Olimpiyat Stadyumu,
İstanbul

3-2 melalui adu penalti

2003/04
Porto

3 - 0 Monaco

Arena AufSchalke,
Gelsenkirchen

2002/03
AC Milan

0 - 0
perp. waktu
Juventus

Old Trafford,
Manchester

3-2 melalui adu penalti

2001/02
Real Madrid

2 - 1 Bayer Leverkusen

Hampden Park,
Glasgow

2000/01
Bayern München

1 - 1
setsd Valencia

San Siro,
Milan

5-4 melalui adu penalti

1999/00
Real Madrid

3 - 0 Valencia

Stade de France,
Saint-Denis

1998/99
Manchester United

2 - 1 Bayern München

Camp Nou,
Barcelona

1997/98
Real Madrid

1 - 0 Juventus

Amsterdam ArenA,
Amsterdam

1996/97
Borussia Dortmund

3 - 1 Juventus

Olympiastadion,
Muenchen

1995/96
Juventus

1 - 1
perp. waktu
Ajax

Stadio Olimpico,
Roma

4-2 melalui adu penalti

1994/95
Ajax

1 - 0 AC Milan

Stadion Ernst Happel,
Wina

1993/94
AC Milan

4 - 0 Barcelona

Stadion Spiros Louis,
Athena

1992/93
Marseille

1 - 0 AC Milan

Olympiastadion,
Muenchen

1991/92
Barcelona

1 - 0
perp. waktu
Sampdoria

Wembley,
London

1990/91
Crvena Zvezda

0 - 0
perp. waktu
Marseille

Stadio San Nicola,
Bari

5-3 melalui adu penalti

1989/90
AC Milan

1 - 0 Benfica

Stadion Prater,
Wina

1988/89
AC Milan

4 - 0 Steaua Bucharest

Camp Nou,
Barcelona

1987/88
PSV Eindhoven

0 - 0
perp. waktu
Benfica

Neckarstadion,
Stuttgart

6-5 melalui adu penalti

1986/87
Porto

2 - 1 Bayern München

Stadion Prater,
Wina

1985/86
Steaua Bucharest

0 - 0
perp. waktu
Barcelona

Sánchez Pizjuán,
Sevilla

2-0 melalui adu penalti

1984/85
Juventus

1 - 0 Liverpool

Stadion Heysel,
Brussel

Tragedi Heysel terjadi di final ini.
Akibatnya, semua tim Inggris dilarang bermain dalam semua kejuaraan yang diselenggarakan UEFA selama lima tahun.
1983/84
Liverpool

1 - 1
perp. waktu
Roma

Stadio Olimpico,
Roma

4-2 melalui adu penalti

1982/83
Hamburg

1 - 0 Juventus

Stadion Spiros Louis,
Athena

1981/82
Aston Villa

1 - 0 Bayern München

De Kuip,
Rotterdam

1980/81
Liverpool

1 - 0 Real Madrid

Parc des Princes,
Paris

1979/80
Nottingham Forest

1 - 0 Hamburg

Santiago Bernabéu,
Madrid

1978/79
Nottingham Forest

1 - 0 Malmö

Olympiastadion,
Muenchen

1977/78
Liverpool

1 - 0 Club Brugge

Wembley,
London

1976/77
Liverpool

3 - 1 Borussia Mönchengladbach

Stadio Olimpico,
Roma

1975/76
Bayern München

1 - 0 Saint-Etienne

Hampden Park,
Glasgow

1974/75
Bayern München

2 - 0 Leeds United

Parc des Princes,
Paris

1973/74
Bayern München

1 - 1
perp. waktu
Atlético de Madrid

Stadion Heysel,
Brussel

Bayern Muenchen memenangi final ulangan, 4 - 0

1972/73
Ajax

1 - 0 Juventus

Crvena Zvezda,
Beograd

1971/72
Ajax

2 - 0 Inter Milan

De Kuip,
Rotterdam

1970/71
Ajax

2 - 0 Panathinaikos

Wembley,
London

1969/70
Feyenoord

2 - 1
perp. waktu
Celtic

San Siro,
Milan

1968/69
AC Milan

4 - 1 Ajax

Santiago Bernabéu,
Madrid

1967/68
Manchester United

4 - 1
perp. waktu
Benfica

Wembley,
London

1966/67
Celtic

2 - 1 Inter Milan

Estádio Nacional,
Lisboa

1965/66
Real Madrid

2 - 1 Partizan Belgrade

Stadion Heysel,
Brussel

1964/65
Inter Milan

1 - 0 Benfica

San Siro,
Milan

1963/64
Inter Milan

3 - 1 Real Madrid

Stadion Prater,
Wina

1962/63
AC Milan

2 - 1 Benfica

Wembley,
London

1961/62
Benfica

5 - 3 Real Madrid

Olympisch Stadion,
Amsterdam

1960/61
Benfica

3 - 2 Barcelona

Stadion Wankdorf,
Bern

1959/60
Real Madrid

7 - 3 Eintracht Frankfurt

Hampden Park,
Glasgow

1958/59
Real Madrid

2 - 0 Stade de Reims

Neckarstadion,
Stuttgart

1957/58
Real Madrid

3 - 2
perp. waktu
AC Milan

Stadion Heysel,
Brussel

1956/57
Real Madrid

2 - 0 Fiorentina

Santiago Bernabéu,
Madrid

1955/56
Real Madrid

4 - 3 Stade de Reims

Parc des Princes,
Paris

perp. waktu = hasil setelah perpanjangan waktu; setsd = setelah perpanjangan waktu sudden death

Distribusi Juara Berdasarkan Negara

• Spanyol (11 gelar juara)
• Italia (11 gelar juara)
• Inggris (11 gelar juara)
• Jerman (6 gelar juara)
• Belanda (6 gelar juara)
• Portugal (4 gelar juara)
• Perancis (1 gelar juara)
• Rumania (1 gelar juara)
• Yugoslavia (1 gelar juara)
• Skotlandia (1 gelar juara)

Tidak ada komentar: