Fokker 27, Pesawat Turboprop Paling Laris
-dalam.jpg)

Inilah jenis pesawat Fokker F27 TNI AU yang jatuh sekitar pukul 12.30 WIB di Lanud Hussein Sastranegara, Bandung. Pesawat menimpa hanggar PT Aircraft Services (ACS) milik PT Dirgantara Indonesia.
Jakarta - Pesawat Fokker F27 milik TNI Angkatan Udara yang jatuh setelah menabrak hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, termasuk pesawat angkut sedang. Pesawat bermesin turboprop itu buatan Belanda.
F27 yang meledak dan menewaskan semua penumpangnya itu memiliki panjang 15,154 meter. Sementara itu rentang sayap mencapai 19 meter dan tinggi 6,31 meter.
Pesawat itu bermotor 2 EA Rolls Royce Dart MK 536-7R. Berat maksimal 7.450 kilogram dengan awak 6 orang dan penumpang 40 orang. Dalam keadaan kosong, berat pesawat 4.115 kilogram.
Jarak tempuh pesawat itu termasuk pendek yakni 6 jam dengan ketinggian 20 ribu hingga 25 ribu fit. Pesawat dengan jarak jelajah 2.165 kilometer itu berkecepatan maksimum 259 knots.
Fokker F27 friendship pertama kali didesain di Belanda pada 1950 atau setelah perang dunia kedua. Pesawat ini dibuat untuk mengganti kesuksesan pesawat DC-3.
Pesawat itu diperkenalkan pertama kali pada 1958, yang akhirnya menjadi pesawat udara turboprop paling laris. Selama tahun 1958 hingga 1986 pesawat ini terjual kurang lebih 800 unit.
Mesin Turboprop adalah mesin pesawat terbang dengan turbin gas terhubung ke baling-baling. Turbin gas dirancang khusus, dengan hampir semua keluarannya digunakan untuk memutar baling-baling.
Gas keluaran turbin mengandung energi yang kecil dibandingkan dengan turbojet dan berperan kecil dalam mendorong pesawat.
Courtessy: www.detikNews.com, www.kompas.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar